PENGARUH TERAPI NON FARMAKOLOGI TERHADAP NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE LATEN DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG TAHUN 2019

  • Dewi Astuty STIKes Mitra Adiguna Palembang
Keywords: Terapi Non Farmakologis, Nyeri

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) pada tahun 2016, sebanyak 585.000 perempuan meninggal saat hamil atau persalinan. Terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri antara lain tehnik relaksasi, imajinasi, pergerakan dan perubahan posisi, umpan balik biologis, effleurage, hidroterapi, hipnoterapi, homeopati. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi nonfarmakologi terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase laten di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2019. Metode: penelitian Quasy Experimental dengan rancangan penelitian pretestposttest design pada dua kelompok eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin normal fase laten pada saat penelitian. Untuk penelitian eksperimen yang sederhana. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil: pada kelompok intervensi sebelum diberikan terapi non farmakologi dengan mean 7,00 dan standar deviasi 0,756, pada kelompok kontrol yang tidak diberikan sosialisasi terapi non farmakologi dengan mean 7,27 dan standar deviasi 0,704. Nilai rerata nyeri pada kelompok intervensi sesudah diberikan terapi non farmakologis menurun dengan mean 5,67 dengan standar deviasi meningkat 0,900 sedangkan pada kelompok kontrol rerata nyeri setelah diberikan sosialisasi meningkat dengan mean 6,80 dengan standar deviasi menurun 0,561. Hasil bivariat diketahui ada pengaruh pemberian terapi non farmakologis terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase laten di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2019 tetapi apabila nilai p value > α (0,05). Kesimpulan: ada pengaruh pemberian terapi non farmakologis terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase laten di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2019. Saran: Diharapkan pada pihak rumah sakit agar penelitian ini bisa menjadi bahan kebijakan atau pertimbangan untuk dapat mengurangi nyeri pada ibu bersalin dengan tindakan non farmakologi dengan melakukan relaksasi nafas dalam, effleurage massage dan counter pressure sehingga nyeri pada ibu bersalin akan berkurang.

 

Background: based on the World Health Organization (WHO) reports, there were 585,000 women who died during pregnancy or childbirth in 2016. Non-pharmacological therapies that can be used to reduce pain include relaxation, imagination, ,ovement and position changes, biological feedback, effleurage, hydrotherapy, hypnotherapy, and homeopathy. Objectives: to find out the influence of non-pharmacological therapy on pain in childbirth mother of first latent phase in Pusri Hospital of Palembang in 2019. Method: Quasy Experimental study with pretest-postest design in two experimental groups. The population in this study was all normal delivery mothers of latent phase at the time of the study. The number of samples in this study was 30 respondents. Result: in the intervention group before being given non-pharmacological therapy with a mean of 7.00 and a standard deviation of 0.756, in the control group not given the socialization of non-pharmacological therapy with a mean of 7.27 and a standard deviation of 0.704. The mean pain value in the intervention group after non-pharmacological therapy was decreased by a mean of 5.67 with a standard deviation increased by 0.900 while in the control group the mean pain after being given socialization was increased by a mean of 6.80 with a standard deviation decreasing by 0.561. The results of bivariate analysis showed that there was an influence of providing non-pharmacological therapy on pain in the first stage of maternal latency in Pusri hospital of Palembang in 2019 but if the p value > α (0.05). Conclusion: There was an influence of non-pharmacological therapy on pain childbirth mother of first latent phase in Pusri hospital of Palembang in 2019. Suggestion: It is expected that the hospital will use the results of this study as a policy or consideration to reduce maternal pain with nonpharmacological therapy by deep breath relaxation, effleurage massage and counter pressure so that maternal pain will be reduced.

Published
2020-02-07
How to Cite
1.
Astuty D. PENGARUH TERAPI NON FARMAKOLOGI TERHADAP NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE LATEN DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG TAHUN 2019. maskermedika [Internet]. 7Feb.2020 [cited 6Jul.2020];7(2):446-55. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/353
Section
Articles