PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA TERATAI PALEMBANG TAHUN 2019

  • Syahrial S STIKes Mitra Adiguna Palembang
Keywords: Hipertensi, Terapi Musik Klasik

Abstract

Menurut World Health Organization, sekitar 1 milyar penduduk di seluruh dunia menderita hipertensi dimana dua pertiganya terdapat di negara-negara berkembang. Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu masalah kesehatan utama setiap negeri karena bisa menimbulkan penyakit jantung dan stroke otak yang mematikan. Penatalaksanaan hipertensi umumnya dengan cara non farmakologis. Sebagai terapi pendukung non farmakologis, musik berperan penting dalam peningkatan kemampuan perlawanan terhadap penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Experimental Design dengan rancangan penelitian One-group pre and post test design yang dilakukan pada satu kelompok tanpa kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang mengalami hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang.. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian univariat diketahui sebelum diberikan terapi musik klasik tekanan darah tinggi sebanyak 19 responden (63,3%) sedangkan tekanan darah rendah sebanyak sebanyak 11 responden (36,7%), sesudah diberikan musik klasik tekanan darah tinggi sebanyak 8 responden (26,7%) sedangkan tekanan darah rendah sebanyak sebanyak 22 responden (73,3%). Hasil uji t didapatkan ada pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang tahun 2019 (p value = 0,000 < α = 0,05). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat dapat melakukan terapi musik klasik sebagai salah satu intervensi dalam menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia dengan hipertensi sebagai bentuk penerapan pelayanan keperawatan.

 

According to the World Health Organization, around 1 billion people around the world suffer from hypertension and two-thirds of them are found in developing countries. Hypertension is one of the main problems in every country because it can cause heart disease and deadly brain strokes. Management of hypertension is generally nonpharmacological. As a non-pharmacological supportive therapy, music plays an important role in increasing the ability to fight disease. This study aimed to find out the influence of classical music therapy on drop in blood pressure of hypertension patients in Panti Sosial Tresna Werdha Teratai of Palembang in 2019. This study used a pre experimental design with one-grup pre and post test design conducted in one group without a control group. The population in this study was all patients suffered from hypertension in the social homes. The number of samples was 30 people taken using purposive sampling method. The result of univariate analysis showed that 19 respondents (63.3%) had high blood pressure and 11 respondents (36.7%) had low blood pressure before given classical music therapy, but 8 respondents (26.7%) had high blood pressure and 22 respondents (73.6%) had low blood pressure after given classical music therapy. The result of t test showed that there was an influence of classical music therapy on drop in blood pressure of hypertension patients in the social homes in 2019 with p value of 0.000 < α = 0.05. It is expected that health workers can be able to perform classical music therapy as an intervention in reducing systolic blood pressure in the elderly with hypertension as an application of nursing services.

Published
2020-02-07
How to Cite
1.
S S. PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA TERATAI PALEMBANG TAHUN 2019. maskermedika [Internet]. 7Feb.2020 [cited 6Jul.2020];7(2):475-83. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/356
Section
Articles