TINGKAT STRES DAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH KLIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG

  • Suratun Suratun STIKes Muhammadiyah Palembang
Keywords: Stress Level, Sleep Quality, Blood Sugar Levels

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemia). Salah satu faktor pemicu yang berpotensi mempengaruhi kadar gula dalam darah adalah stres. Stres memicu reaksi biokimia tubuh melalui neural dan neuroendokrin. Stres juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tidur. Pola tidur yang tidak teratur menjadi salah satu pemicu perubahan kadar gula darah. Tidur yang berkualitas dan cukup dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan tingkat stres pendekatan cros sectdan kualitas tidur dengan kadar gula darah klien diabetes melitus di rumah sakit muhammadiyah palembang. Metode Penelitian: ini menggunakan desain deskritif analitik yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian: klien diabetes melitus, teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling, jumlah responden sebanyak 65 klien diabetes melitus. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik yang akan digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres sedang 69,2%, memiliki kualitas tidur buruk 55,4% dan dengan kadar gula darah tinggi 63,1%, terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah dengan pvalue 0,047, ada hubungan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah dengan p-value 0,05.

 

Introduction: Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by an increase in blood sugar levels (hyperglycemia). One trigger factor that has the potential to influence blood sugar levels is stress. Stress triggers the body's biochemical reactions through neural and neuroendocrine. Stress is also one of the factors that influence sleep. Irregular sleep patterns become one of the triggers for changes in blood sugar levels. Good quality sleep can help stabilize blood sugar levels. The purpose of this study: to determine the relationship between the stress level of the cross sect approach and the quality of sleep with the blood sugar levels of diabetes mellitus clients in Palembang Muhammadiyah Hospital. Research Methods: This uses an analytical descriptive design that is carried out
with a cross sectional approach. Study sample: diabetes mellitus clients, sampling techniques by accidental sampling, the number of respondents was 65 diabetes mellitus clients. The instrument in this study used a questionnaire. The statistical test that will be used is Chi Square. The results showed that most respondents had moderate stress levels of 69.2%, had poor sleep quality of 55.4% and with high blood sugar levels 63.1%, there was a relationship between stress levels and blood sugar levels with a p-value of 0.047, there is a relationship between sleep quality with blood sugar levels with a p-value of 0.05.

References

1. Ariyanto W.R, 2014. Karakteristik faktor – faktor risiko kejadian Diabetes mellitus tipe 2 pada pasien di RSUD Labuang Baji Makassar Periode Juli - Desember 2013. (Online) http://repository.unhas.ac.id:4001/digilib/files/disk1/252/--ronaldariy12571-1-14-ronal-w.pdf diaskses tanggal 30 Juni 2016
2. Damayanti Santi, 2015.”Diabetes Mellitus Dan Penatalaksanaan Keperawatan”. Yogyakarta : Nuha Medika.
3. Dinkes Prov.Sumsel, 2016. ”Jumlah Penderita Diabetes Mellitus” Diakses 10 April 2016.
4. Dorland, 2010. Kamus Kedokteran. Jakarta: EGC
5. Guyton and Hall, 2006. Buku Ajar Fisiologi Kedikteran, Edisi 9, EGC, Jakarta
6. Hidayat, Aziz Alimul. 2008. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika. Jakarta.
7. Kozier,Et.Al, 2014”Fundamental Keperawatan”. Jakarta: EGC.
8. Lee, Joyce le Fever. 2007/ Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostic, Joyce le Fever Kee : alih bahasa, Sari Kurnianingsih (et al); editor edisi Bahasa Indonesia, Ramona P. Kapoh – Ed.6 –Jakarta: EGc.
9. Nasriati Ririn, 2013.”Stress Dan Perilaku Pasien DM Dalam Mengontrol Kadar Gula Darah”. Jurnal Penelitian Di Puskesmas Ponorogo Utara.
10. Notoadmodjo Soekidjo, 2012”Metodologi Penelitian Kesehatan”Jakarta : Renieka Cipta.
11. Nugroho Septian Adi Dan Purwanti Sri Okti, 2009.”Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus”.Jurnal,Penelitian Di Puskesmas Sukoharjo I.
12. Prabowo Eko, 2014”Buku Ajar Keperawatan Jiwa”.Bayuwangi: Nuha Medika.
13. Sabri Luknis Dan Hastono Priyo Sutanto, 2014 ”Statistik Kesehatan”. Jakarta: Rajawali Pers.
14. Said, M.I (2012). Hubungan Ketidaknyamanan : Nyeri Malador Dengan Tingkat Stress Pada Pasien Kanker Payudara di RSD & RSAM andar Lampung. Tesis.
15. Sari M.I., 2007. Reaksi-Reaksi Biokimia Sebagai Sumber Glukosa Darah. Jurnal. Universitas Sumatera Utara. (Online) http://eprints.ums.ac.id/22446/14.pdf
diakses tanggal 30 Juni 2016
16. Setyani Tutut, 2012.”Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kadar Gula Darh Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II”.Diakses 29 April 2016.
17. Sinaga.M,Hiswani Dan Jemadi, 2011. ”Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Dengan Komplikasi”. Jurnal Penelitian Di Rumah Sakit Vita Insane Pematangsiantar.
18. Smelzer,Et.Al, 2002. ”Buku Ajar Keperawtan-Medikal Bedah” Jakarta: EGC.
19. Suemi (2012). Analisa Faktor-Faktor yang berhubungan dengan tingkat stress perawat ICU di RS di Jawa Tenah. Tesis.
20. Sujarweni Wiratna.V, 2014”Metodologi Penelitian Keperawatan.”Yogyakarta: Gava Media.
21. Tarwoto,Wartonah,Taufiq Ihsan, Mulyati Lia, 2012.”Keperawatan Medical Bedah”.Sasak Panjang: TIM.
22. Trisnawati Kurniah Sarah Dan Setyorogo Soedijono, 2012.”Factor Resiko Kejadian Diabetes Tipe II”.Jurnal Ilmiah Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta.
23. Widyastuti, Yani dkk.2009.Kesehatan Reproduksi.Yogyakarta:Fitramaya
24. Wijayaningsih Kartika Sari, 2014.Psikologi Keperawatan. Jakarta: TIM.
25. Yosiana Eka Marita, Hernawaty Taty Dan Hidayati Nur Oktavia.2012.”Gambaran Tingkat Stres Pada Klien Hospitalisasi”. Jurnal Penelitian Di Rumah Sakit Islam
Bandung.
Published
2020-08-13
How to Cite
1.
Suratun S. TINGKAT STRES DAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH KLIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG. maskermedika [Internet]. 13Aug.2020 [cited 28Oct.2020];8(1):66-4. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/380
Section
Articles