HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEKANISME KOPING YANG BERFOKUS PADA MASALAH DENGAN KENAKALAN PADA REMAJA

  • Ayu Dekawaty STIKes Muhammadiyah Palembang
Keywords: Mekanisme Koping, Kenakalan Remaja

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menjadi dewasa, terjadi perubahan-perubahan mulai dari perubahan fisik, proses berfikir, emosi, dan perasaan mampu untuk menjadi dewasa. Remaja adalah individu yang berusia 11-21 tahun dan belum menikah. Pada masa transisi tersebut kemungkinan dapat menimbulkan masa krisis, yang ditandai dengan kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. Kemampuan remaja untuk  memecahkan masalahnya secara adekuat berpengaruh terhadap bagaimana ia mudah mencari pemecahan masalah. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional dan teknik purposive sampling pada siswa Panti Sosial X. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 80 responden. Variabel independen adalah mekanisme koping yang berfokus pada masalah (causioness, instrumental action, dan negotiation) dan variabel dependen kenakalan pada remaja di Panti Sosial Marsudi Putra Dharmapala Indralaya (kenakalan biasa/ringan, kenakalan sedang, serta kenakalan khusus/ berat). Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square (X2) dengan tingkat kesalahan 5% atau 0,05. Hasil penelitian: menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan mekanisme koping yang berfokus pada masalah dengan kenakalan pada remaja (ρ value 0,000). Secara spesifik didapatkan hasil ρ value 0,002 untuk ‘instrumental action’ serta ρ value 0,005 untuk ‘negotiation’, yang menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kedua variabel tersebut. Sedangkan ‘causioness’ memiliki ρ value 0,0819 yang artinya tidak terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Diskusi: siswa diharapkan dapat menggunakan mekanisme koping yang adaptif sehingga dapat menyelesaikan setiap permasalahan dengan baik.

 

Introduction: Adolescent is a transition period from child to adult, there are many changes from physical, thought process, and feeling can be an adult. Adolescent is a person of 11-21 years old and not yet marriage. In the transition period may be can lead a crisis period, that will be a juvenile delinquency. The adolescentia’s potency to solve a problem adequately influences how easily he looks for problem solving. Method: The method of this research is analytic with cross sectional design and purposive sampling technique to student at Social Building X. The responden of this research is 80 people. The independent variable is
problem focused coping mechanism (causionee, instrumental action, and negotiation) and the dependent variable is juvenile delinquency (general delinquency, moderate delinquency, and heavy delinquency). Data is collected by questioner. This research use chi-square test with significant level 5% (0,05). Result: This research result show there is a significant correlation of problem focused coping mechanism’s utilization and juvenile (ρ value 0,000). Spesificaly, ρ value 0,002 for instrumental action and ρ value 0,005 for negotiation, that show there is correlation of that variable. Even though causioness have ρ value 0,0819, that
means there is not significant correlation of that variable. Discussion: we have to expect for student to use adaptively’s coping mechanism so can solve many problems well.

References

1. Al-Mighwar, M. 2006. Psikologi Remaja, Petunjuk bagi Guru dan Orangtua. Pustaka Setia: Bandung.
2. Arianto. 2008. Psikologi Remaja. Retrieved from http.smileboys.com/2008/07/psikologi-remaja.htm on 12 Maret 2019.
3. Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta: Jakarta.
4. BKKBN. 2006. Pergaulan Remaja Makin Mengkhawatirkan. Retrieved from http://www. prov.bkkbn.go.id.kenakalan%20remaja/BKKBN%20-%20Rubrik.htm on 12 Maret 2019
5. Davison, C., Gerald, dkk. Editor: Fajar, N. 2006. Psikologi Abnormal Edisi ke-9. Rajagrafindo Persada: Jakarta.
6. Elizabeth B., Hurlock. Editor: Max, R. S. Drs. 1980. Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, edisi kelima. Gelora Aksara Pratama: Jakarta.
7. Hidayat, A. 2003. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Salemba Medika: Jakarta.
8. Hidayat, A. 2007. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika: Jakarta.
9. Kartini,K. Dr., 2003. Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Rajagrafindo Persada: Jakarta.
10. Klasik. 2008. Makalah Jiwa 2 (NAPZA). Retrieved from http://kla5ik.blogspot.com/2008/06/makalah-jiwa-2-NAPZA-tinjauan.html on 18 Maret 2019
11. Monks F.J., dkk, 2004. Psikologi Perkembangan Pangantar Dalam Berbagai Bagianny. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.
12. Mustikasari. 2006. Mekanisme koping. Mustika Sari’s Weblog.com.
13. Notoadmodjo, S. Dr. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.
14. Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Edisi Pertama. Salemba Medika: Jakarta.
15. Potter, Perry. 2005. Editor: Yulianti, D. Ester, M. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, proses, dan praktik Edisi 4. EGC: Jakarta.
16. Profil Panti Sosial Marsudi Putra Dharmapala Indralaya. 2008. Pengurus PSMPD Indralaya.
17. Sarwono, SW. 2005. Psikologi Remaja. Rajagrafindo Persada: Jakarta.
18. Stuart, G. Sundeen, S. 1998. Buku Saku Keperawatan Jiwa, edisi 3. EGC: Jakarta.
19. Sugiono. 2005. Statistik Untuk Penelitian. Cetakan ke-3. CV. Alfabeta: Bandung.
20. Syahmi, Faris. 2007. Masalah Remaja Lagi?. Retrieved from http://farissyahmi.wordpress.com/author/farissyahmi/ on 12 Juni 2009.
21. Tisna. 2003. Perilaku Bermasalah Remaja Muncul Lebih Dini. Retrieved from http.index.com/2003/10/Perilaku Remaja.shtml on 12 Maret 2009.
22. Wahyuningsih, Sri. 2004. Peran Keharmonisan Keluarga dan Konsep diri pada Kenakalan Remaja. Retreved from http://www.damandiri.or.id/file/ulfahmariaugmbab1.pdf on 12 Juni 2009
23. Wahyuningsih, Sri. 2008. Pengaruh Keluarga terhadap Kenakalan Remaja. Retrieved from http: //www.Feeds feedsburner.com/~r/BungaKehidupan/~6/1, on 3
April 2009.
24. Wangmuba. 2009. Kenakalan Remaja dan Faktor yang Mempengaruhinya. Retrieved from http://www.wangmuba.com/2009/03/04/kenakalan-remaja-dan fakor-yangmempengaruhinya on 12 Maret 2009.
Published
2020-08-13
How to Cite
1.
Dekawaty A. HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEKANISME KOPING YANG BERFOKUS PADA MASALAH DENGAN KENAKALAN PADA REMAJA. maskermedika [Internet]. 13Aug.2020 [cited 28Oct.2020];8(1):113-26. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/384
Section
Articles