PENGARUH BIBLIOTERAPI TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK USIA PRASEKOLAH DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG

  • Marwan Riki Ginanjar STIKes Muhammadiyah Palembang
  • Miranti Florencia Iswari STIKes Muhammadiyah Palembang
  • Noftalina Noftalina STIKes Muhammadiyah Palembang
Keywords: Anak prasekolah, Biblioterapi, Hospitalisasi, Kecemasan

Abstract

Latar belakang: Hospitalisasi dapat menimbulkan kecemasan pada anak prasekolah. Kecemasan anak prasekolah akibat hospitalisasi dapat diminimalisirdengan bermain, salah satunya menggunakan buku cerita. Pemanfaat buku sebagai media terapi disebut juga dengan Biblioterapi. Tujuan:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh biblioterapi terhadap kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Metode:Penelitian menggunakan metode pre-experiment dengan rancangan One Group Pretest-postest. Kecemasan diukur dengan kuisioner kecemasan. Sampel penelitian ini adalah sebagian anak yang mengalami hospitalisasi di RS Muhammadiyah Palembang sebanyak 25 anak. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April – Mei 2019.. Uji Statistik dengan mengunakan statistik parametrik uji T-test dependent.Hasil:Rata-rata nilai kecemasan siswa sebelum dan setelah dilakukan intervensi
biblioterapi adalah 56,84 dan 3,35 dengan nilai p value<0,001 yang artinya ada pengaruh biblioterapi terhadap kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah.

 

Background: Hospitalization can cause anxiety in children. When children experience anxiety at the hospital, children will usually play using books. Use of books as a therapeutic medium is also called Bibliotherapy. Purpose: of this study was to determine the effect of Bibliotherapy on the anxiety of hospitalization in preschool children at the Muhammadiyah hospital in Palembang.Methode: This research method uses preexperimental research methods with one group pre-post test design with 25 responden. Data collected at April – May 2019. T Test dependent used to analysis the result.Results:The Mean of Anxiety before and after intervention is 56,84 dan 3,35p value<0.001, which means that there is a significant relationship between bibliotherapy to the hospitalization anxiety in preschool children at the Muhammadiyah Hospital Palembang.

References

1. Apriliawati, Anita (2011). Bibliotherapy Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di Rumah Sakit Islam Jakarta. Nursing ScienceJurnal Keperawatan.
2. Apriza, (2017). Biblioterapi Dengan Buku Cerita Bergambar Terhadap Tingkat Kecemasan Efek Hospitalisasi pada Anak Prasekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini,Volume 1 Issue 2 (2017) Pages 105-110. ISSN: 2549-8959
3. Solikin A, (2015). Bibliotherapy Sebagai Sebuah Teknik Dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling. Anterior Jurnal, Volume 14 Nomor 2, Hal 154-161
4. Purnawati D.A, Hartati S, Astuti R, (2016) Efektifitas Biblioterapi dan Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Prasekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di RSUD TUGUREJO SEMARANG, Jurnal Ilmu Keperawatan (JIKK)
5. Eva Imania Eliasa, (2014) Bibliotherapy As A Method Of Meaningful Treatment.
6. Gunarsa (2012). Pengaruh biblioterapi dengan buku cerita bergambar terhadap tingkat kecemasan pada anak prasekolah saat pemasangan infuse di Rs Telogorejo Semarang.
7. Kyle, T & Carman, S. (2015). Buku Ajar keperawatan pediatrik edisi 1. Jakarta : Wolters Klowers EGC.
8. Kusuma, D. (2013). Perancang buku Pop-up Cerita Rakyat Bledhug Kuwu. Semarang : Balai Penerbit UNNES.
9. Mustofa, B (2016). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Pra Sekolah : Yogyakarta. Penerbit Parama Ilmu.
10. Oppenheimer, C (2010). Use of bibliotherapy as a adjuctive therapy with bereaved children : a grand proposal. Tesis. Long Beach: California State University.
11. Putra, D. Setiawan Hendyca. (2014). Keperawatan Anak & Tumbuh Kembang (I). Nuha Medika.
12. Rini, D. M., H, R. S., Rahmawati, I., Studi, P., & Keperawatan, I. (2013). Hubungan penerapan Atraumatic Care dengan Kecemasan Anak Prasekolah Saat Proses Hospitalisasi di RSUD dr. H Koesnadi Kabupaten Bondowoso Regency.
13. Sarka Ade Susana dan Sri Hendarsih. (2011). Terapi Modalitas: Keperawatan Kesehatan Jiwa. Buku Kedokteran EGC, 2011.
14. Shuai Yuan. (2017). Comparative efficacy and acceptability of bibliotherapy for depression and anxiety disorders in children and adolescents : a meta-analysis of randomized clinical trials. Dovepress, open access to scientific and medical research.
15. Suparyo, Y (2010). Bagaimana menerapkan Biblioterapi. (Pengaruh Biblioterapi dengan buku cerita bergambar terhadap tingkat kecemasan pada anak prasekolah saat pemasangan infuse di Rs Telogorejo Semarang
16. UNICEF. (2017). The World Bank Joint Child Malnutrition Estimates. 2017 edition. Tim Badan WHOUnicef-the world bank joint child malnuriton estimates.http://www.who.int/nuthrowthdb/jme_brochoure2017.pdf?ua=1.
17. Wong, D., dkk. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC 18. World Health Organization (WHO), Angka Kematian Bayi. Amerika: WHO; 2012.
Published
2020-08-14
How to Cite
1.
Ginanjar M, Iswari M, Noftalina N. PENGARUH BIBLIOTERAPI TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK USIA PRASEKOLAH DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG. maskermedika [Internet]. 14Aug.2020 [cited 28Oct.2020];8(1):135-4. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/386
Section
Articles