FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ATHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA KATI KABUPATEN MUSI RAWAS

  • Nadi Aprilyadi Politeknik Kesehatan Palembang
  • Bambang Soewito Politeknik Kesehatan Palembang
Keywords: Usia, Jenis Kelamin, Pengetahuan, Arthritis Rheumatoid, Lansia

Abstract

Arthritis Rheumatoid paling banyak ditemui dan biasanya dari faktor, genetik, jenis kelamin, infeksi, berat badan/obesitas, usia, selain ini faktor lain yang mempengaruhi terhadap penyakit Arthritis Rheumatoid adalah tingkat pengetahuan penyakit sendiri memang masih sangat kurang, baik pada masyarakat awam maupun kalangan medis (Mansjoer, 2011).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Arthritis Rheumatoid pada lansia diwilayah kerja Puskesmas MuaraKati tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Adapun responden ini adalah Pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling yaitu semua lansia yang berkunjung ke poliklinik Puskesmas Muara Kati tahun 2018 yang berjumlah 339 orang dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau terjadi. Sebagian besar responden berjenis kelamin terhadap kejadian AthritisRheumatoid pada lansia diperoleh hasil tertinggi yaitu kategori laki-laki berjumlah 54 (63.5%) orang. Sebagian besar Usia lansia yang mempunyai penyakit Athritis Rheumatoid pada lansia diperoleh hasil tertinggi yaitu usia pertengahan berjumlah 47 (55.3%) responden. Dari responden pengetahuan terhadap kejadian Athritis Rheumatoid pada lansia diperoleh hasil tertinggi yaitu kategori baik berjumlah 36 (42.4%) orang. Kejadian Athritis Rheumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Muara Kati di peroleh hasil tertinggi yaitu responden yang menderita Athritis
Rheumatoid sebanyak 51 (60.0%). Tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin terhadap kejadian Athritis Rheumatoid pada lansia diwilayah kerja Puskesmas Muara Kati
Tahun 2018. Hasil penelitian ini dapat di jadikan untuk mengembangkan pendidikan tentang cara mendeteksi gejala dari penyakit rematik pada lansia dapat di jadikan bahan pertimbangan
dalam pemberian penyuluhan kesehatan pada lansia, terutama penyuluhan tentang penyakit yang menyerang usia lanjut.

 

Rheumatoid arthritis or achy rheumatic pain is also a degenerative disease that causes damage to cartilage (cartilage) of the joints and adjacent bones, accompanied by proliferation of bone and soft tissue in and around the affected area (Priyanto, 2009). The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of Rheumatoid Arthritis in the elderly in the work area of Muara Kati Health Center in 2018. This study used an Analytical Survey method with a Cross Sectional approach. The respondents were all elderly who visited the Muara Kati Puskesmas clinic in 2018, totaling 339 people. Most of the respondents who were sex with the incidence of Rheumatoid Athritis in the elderly obtained the highest results, namely the male category totaling 54 (63.5%) people. Most of the age of the incidence of Rheumatoid Athritis in the elderly obtained the highest results, namely middle age, amounting to 47 (55.3%) respondents. Nearly the majority of respondents knowledge of the incidence of Rheumatoid Athritis in the elderly obtained the highest results in the good category totaling 36 (42.4%) people. Most of the incidence of Rheumatoid Athritis in the elderly in the working area of the Muara Kati Health Center was obtained the highest results, respondents who suffered from Rheumatoid Athritis were 51 (60.0%). There is no significant relationship between sex with the incidence of Rheumatoid Athritis in the elderly in the work area of Muara Kati Health Center in 2018. There is a significant relationship between age and the incidence of Rheumatoid Athritis in the work area of Muara Kati Health Center in 2018. There is a significant relationship between knowledge of events Rheumatoid Athritis in the working area of the Muara Kati Health Center in 2018.

References

1. Agung, 2008. Penelitian ilmiah. (http/www.bapenas.com. Jakarta 2008) diakses tanggal16 Januari 2018
2. Arikunto, Suharsimi, Prof.Dr. 2008. Prosedur Penelitian Edisi Revisi. Penerbit Rineka Cipta.Jakarta.
3. Demartoto, Argyo.2007. Pelayanan Sosial Non Panti Bagi Lansia. Penerbit UNS Press. Surakarta
4. Effendy, Nasrul.Drs.2007. Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat Edisi II. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta
5. Hardywinoto. Dr., dkk, 2007. Panduan Gerontologi. Penerbit Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
6. Mansjoer,A.2011. Kapita Selecta Kedokteran. Jilid 1Edisi 3 Jakarta: EGC
7. Notoadmodjo,S. 2012.Metode penelitian Kesehatan Jakarta : PT. Rineke
8. Notoatmodjo S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan Rineka Cipta : Jakarta
9. Notoatmodjo, S. Dr. Prof, 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.
10. Noer,2012. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I (EdisiKetiga). Jakarta: Balai Penerbit FKUI
11. Nursalam, 2008. Konsep Metodologi dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Penerbit Salemba Medika. Surabaya.
12. Nugroho, Wahjudi. Skp. 2007 Keperawatan Gerontik Edisi II. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta
13. Putri, M.I, 2012. HubunganAktivitas, Jenis Kelamin Dan Pola Diet Dengan Frekuensi Kekambuhan Artritis Reumatoid di Puskesmas Nuasa Indah Bengkul, http://VI.stikesdehasen.ac.id/dowlot.pht?file=memi%zoika%20puti,%20S.kep.docx. diakses tanggal 16 Januari 2018
14. Sarwono,N. 2008. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I(Edisi Ketiga). Jakarta : Balai Penerbit FKUI.
15. Sudoyo, 2007. Pedoman Pengelolaan Kesehatan Pasien Geriatri untuk Dokter dan Perawat. Jakarta: Pusat Informasi dan Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI
16. Smeltzer, C. Suzanne, Bare, G.Brenda. 2007. Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah, BukuAjar Keperawatan Medical Bedah, vol2. Jakarta.
17. Taja, 2011. Harapan Barubagi Penderita Reumatik. Majalah Intisari. Jakarta: PT.Gramedia
Published
2020-08-15
How to Cite
1.
Aprilyadi N, Soewito B. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ATHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA KATI KABUPATEN MUSI RAWAS. maskermedika [Internet]. 15Aug.2020 [cited 21Oct.2020];8(1):176-84. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/390
Section
Articles