ANALISIS KEPATUHAN PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG

  • Romiko Romiko STIKes Muhammadiyah Palembang
Keywords: Kepatuhan, Perawat, PPI, Infeksi Nosokomial

Abstract

Latar Belakang: Infeksi nosokomial sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh dan dapat meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Kejadian infeksi nosokomial di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang masih banyak ditemukan, kepatuhan perawat dalam mencegah dan mengendalikan infeksi merupakan faktor yang sangat penting dalam pencegahan terjadinya infeksi nosokomial. Tujuan Penelitian: untuk menganalisis kepatuhan perawat terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang serta determinanya. Metode Penelitian: Jenis
penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan interaktif. Sumber informan sebanyak tiga orang perawat pelaksana, tiga orang kepala ruang, dan satu orang perawat PPIRS. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Analisis diuraikan dalam bentuk deskriptif dan naratif. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan kemampuan perawat dalam melakukan pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial belum sesuai dengan aturan menurut WHO. Determinan dalam pelaksanaannya antara lain pendidikan perawat, lama bekerja, tempat tugas, kebutuhan SDM dan alat pendukung, kenyamanan terhadap fasilitas pendukung, pelatihan/sosialisasi, monitoring dan evaluasi serta koordinasi antar unit. Kesimpulan: kemampuan perawat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di RSMP masih belum optimal dan banyak hambatan dalam pelaksanaannya. Manajemen rumah sakit dan Tim PPI disarankan melakukan penyegaran kembali materi tentang PPI dan melakukan monitoring terhadap penerapan SPO PPI.

 

 

Background: Nosocomial infection is very influential on a patient's overall health condition and can increase morbidity and mortality. The incidence of nosocomial infections in Muhammadiyah Hospital Palembang is still widely found, nurses' adherence in preventing and controlling infections is a very important factor in preventing nosocomial infections. Research Objectives: to analyze nurses' adherence to infection prevention and control at Palembang Muhammadiyah Hospital and its determinants. Research Methods: This type of research is a qualitative research with an interactive approach. Informants were as many as three associate nurses, three head nurses, and one Infection Prevention Control Nurse (IPCN). Data collection through in-depth interviews, documentation studies and observations. The analysis is described in descriptive and narrative form. Results: The results showed that eight nurses' ability to prevent and control nosocomial infections was not in accordance with WHO regulations. Determinants in its implementation include nurse education, length of work, place of assignment, human resource needs and supporting tools, comfort of supporting facilities, training, monitoring and evaluation as well as coordination among units. Conclusion: the ability of nurses in the prevention and control of nosocomial infections in RSMP is still not optimal and there are many obstacles in their implementation. Hospital management and the IPC Team are advised to re-refresh the material on IPC and to monitor the implementation of IPC standard operational procedures.

References

1. Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta : EGC.
2. Centers for Disease Control and Prevention. (2011). HealthcareAssociated Infection Data and Statistics. Diunduh tanggal 20 Juli 2018. Tersedia dari : http://www.cdc.gov/hai/surveillance/
3. Cimiotti, J.P. (2012). Nurse staffing,Burnout,and Health CareAssociated Infection. Diunduh tanggal 22 Juli 2018. Tersedia dari: http://www.ajicjournal.org/article/S0196-6553(12)00709-2/abstract
4. Darmadi. (2008). Infeksi Nosokomial Problematika dan Pengendaliannya. Jakarta : Salemba Medika.
5. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya
Kesiapan Menghadapi Emerging Infection Disease. Jakarta.
6. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya. Jakarta.
7. Elhinney, M. (2010). Factors Which Influence Nurse Practitioners Ability to Carry Out Physical Examination Skills in the Clinical Area After A Degree Level Module-An Electronic Delphi Study. J ClinNurs. 2010 Nov; 19(21-22).
8. Fong Ha J, Anat DS, Longnecker. (2010). Doctor – Patient Communication: A Review. The Ochsner Journal 2010; Volume 10: 38– 43.
9. Herpan, Y. W. (2012). Analisis Kinerja Perawat dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. KES MAS Vol. 6, No. 3, September 2012 : 144-211.
10. Mathuridy, R. M. (2015). Hubungan Umur, Lama Kerja, Pendidikan dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat Melakukan Enam Langkah Lima Momen Cuci Tangan di Ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin. Caring, Vol.3, No.2, September 2015.
11. Maryati, S. (2012). Keefektifan Peningkatan Kemampuan Perawat Dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial Pada Bayi Di Ruang Neonatal Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah Wates Kulon Progo. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (Jurnal Stikes Yogyakarta), Vol.3, No.1, 2012
12. Masloman, A. P, G. D Kondou dan Ch. R. Tilaar. (2015). Analisis Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kamar Operasi RSUD Dr Sam Ratulangi
Tondano. JIKMU, Vol.5, No.2, April 2015.
13. Mulyatiningsih, S. (2013). Determinan Perilaku Perawat dalam Melaksanakan Keselamatan Pasien di Rawat Inap DR.Esnawan Antariksa Jakarta. Diunduh pada
tanggal 2 Juni 2016. Tersedia dari: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20334194-T32569-Sri%20Mulyatiningsih.pdf
14. Nugraheni, dkk. (2012). Infeksi Nosokomial di RSUD Setjonegoro Kabupaten Wonosobo. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, Vol. 11 / No.1, April 2012.
15. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
16. Pristiwani. (2013).Peran Perawat dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. T. Mansyur Tanjung Balai. Program Studi Ilmu
Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
17. RSMP. (2017). Profil Rumah Sakit Tahun 2015. Palembang.
18. Salawati, L, Herry, N. dan Putra, A. (2014). Analisis Tindakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perawat Dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial Di Ruang ICU RSUD DR. Zainoel Banda Aceh. JURNAL KEDOKTERAN SYIAH KUALA Volume 14 Nomor 3 Desember 2014.
19. Saragih, R dan Rumpea, N. (2010). Hubungan Karakteristik Perawat dengan Tingkat Kepatuhan Perawat Melakukan Cuci Tangan di Rumah Sakit Columbia Asia Medan. Diunduh pada tanggal 2 Juli 2018. Tersedia dari: http://uda.ac.id/jurnal/files/7.pdf
20. Shang, J., Stone, P., dan Larson, E. (2015). Studies on nurse staffing and health care- associated infection : Methodologic challenges and potential solutions. American Journal of Unfection Control Volume 43, Issue 6. Pages 581-588.
21. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan-Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cetakan ke 21, Penerbit Alfabeta, Bandung.
22. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit
23. Wilma. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Pencegahan Infeksi Nosokomial olehPerawat Pelaksana di Rumah Sakit Umum Daerah Makasar Tahun 2013. Dinduh tanggal 3 Juli 2016. Tersediadari: http://repository.unhas.ac.id:4001/digilib/files/disk1/53/--wilma-2602-1-13-wilma-8.pdf
24. World Health Organization (WHO). (2010). The Burden of HealthcareAssociated Infection Worldwide. Diunduh tanggal 20 Februari 2016. Tersedia dari: http://www.who.int
25. World Health Organization (WHO). (2010). Infeksi Nosokomial dan kewaspadaan Universal. Diunduh pada tanggal 20 Februari 2016. Tersedia dari: http://spiritia.or.id
26. World Health Organization (WHO). (2002). Prevention of HospitalAcquired Infections A Practical Guide 2nd Edition. Departement of Communicable Disease, Surveilance and Response. Diunduh tanggal 4 Februari 2016. Tersedia dari: http://www.who.int
27. Zulkifli, Nontji,W., dan Hadju, V. (2014). Faktor Determinan dan Tanggung Jawab Perawat Terhadap Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Nosokomial. Diunduh tanggal 2 Juni 2016. Tersedia dari: http://repository.unhas.ac.id:4001/digilib/files/disk1/339/--zulkifliwe-16935- 1-
jurnalz-).pdf
Published
2020-08-16
How to Cite
1.
Romiko R. ANALISIS KEPATUHAN PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG. maskermedika [Internet]. 16Aug.2020 [cited 28Oct.2020];8(1):201-15. Available from: http://ejournal.stikesmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/396
Section
Articles